Kampanye terbuka Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Tanjungpinang akan digelar pada 20-21 Juni mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang mewanti-wanti agar dua pasangan calon tidak melibatkan anak-anak dalam kegiatan tersebut.

“Yang harus diperhatikan pasangan calon adalah masalah melibatkan anak anak di rapat umum. Sebaiknya jangan membawa anak-anak di lokasi acara rapat umum nanti,” pesan Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria, Rabu (13/6).

Robby menegaskan, tidak melibatkan anak-anak dalam kegiatan kampanye memang menjadi keharusan. Karena ada hak-hak anak yang harus dijaga. Jangan sampai demi memperoleh dukungan, pasangan calon justru melanggar hak-hak anak.

Sebelumnya, imbauan serupa disampaikan pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Jangan sampai melibatkan anak-anak dalam proses kampanye Pilkada Serentak 2018.

(bbi/JPC)

Berikan komentar