SUKOHARJO – Lulus sekolah bukan berarti putus jalinan silaturahmi dengan sesama alumni atau begitu saja tak lagi mengingat peran besar guru yang telah memberi banyak ilmu serta pengetahuan.

Seperti yang dilakukan alumni SMA Negeri 2 Sukoharjo ini. Untuk membuktikan kuatnya tali kekerabatan sesama alumni, mereka menggelar sebuah acara “Silver Reunion” atau reuni sekaligus peringatan 25 tahun atas kelulusan.

Ketua panitia acara, Buntoro Wijanarko mengatakan, tajuk Silver Reunion sengaja dipilih dengan tema pererat jalinan silaturahmi 25 tahun kelulusan.

“Ini merupakan acara reuni bagi alumni angkatan tahun 1993 SMA Negeri 2 Sukoharjo. Tak hanya sekedar bertemu saling bertukar kabar, kami juga menggelar beberapa rangkaian acara sebelum puncak acara reuni di hotel Lor Inn Solo, 17 Juni 2018 kemaren,”kata Buntoro, Senin (18/6/2018)

Rangkaian acara tersebut lanjut Buntoro, yakni, meliputi donor darah, bagi takjil puasa dan bakti sosial berupa pembagian 65 paket sembako dengan sasaran masyarakat kurang mampu di sekitar SMA Negeri 2 Sukoharjo, tepatnya Kampung Mendungan, Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, serta pembagian paket sembako untuk rumah yatim piatu SETIA.

“Puncak acara reuni kami selenggarakan gratis, keseluruhan anggaran dihimpun dari donatur yang merupakan alumni angkatan ’93,”terangnya

Sementara, respon sekolah yang disampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sukoharjo, Dwi Ari Listiyani, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan para alumni ini. Meski sudah lama lulus, namun mereka masih membawa nama baik sekolah melalui kegiatan membantu sesama atas nama alumni sekolah.

“Kami berharap angkatan ’93 bisa menjadi embrio, agar sinergi alumni dan sekolah bisa berkembang lebih baik lagi untuk mempertahankan akreditasi sekolah,” pungkasnya.(*)

1 KOMENTAR

  1. Mantab semoga menjadi pionir bagi alumni-alumni smada dadung lainnya….
    Tetap semangat pak Buntoro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here