Demiz Dorong Pemekaran Wilayah Karena Aspirasi Masyarakat

Nasional

“Pemekaran wilayah itu harus berdasarkan aspirasi dari bawah, keliru kalau provinsi yang mendorong,” kata Deddy Mizwar, Garut, Rabu (16/5).

Sebab, selain undang-undang yang mengatur pemekaran wilayah itu tengah dimoratorium. Pemprov sejatinya hanya bisa mengambil porsi pada sisi koordinasi antara masyarakat dengan pemerintah pusat.

Cagub yang dikenal dengan sapaan Demiz, menilai jika Pemprov yang mendorong pemekaran wilayah, bisa menimbulkan konflik di daerah bersangkutan. Maka, harus memegang amanat undang-undang, di mana salah satu prinsip dasarnya tentang pemerintah daerah adalah demokratis.

“Kalau provinsi yang mendrong malah bisa menimbulkan konflik di masyarakat, itu tidak demokratis,” tegasnya.

Dengan begitu, Wakil Gubernur Jawa Barat non aktif menyatakan jika ada calon Gubernur yang dengan mudahnya menjanjikan pemekaran wilayah, dapat dipastikan hanya janji kosong. Karena, kada Demiz akan sangat sulit direalisasikan.

“Jadi janji pemekaran wilayah itu pasti bohong. Kita hanya memfasilitasi, karena pemekaran wilayah harus dilandasi aspirasi dari bawah,” ujarnya.

Terkait Jabar Selatan, Demiz yang berdampingan dengan Dedi Mulyadi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 mengatakan, pada saat dirinya masih menjabat Wakil Gubernur Jabar, dalam membangun kesejahteraan masyarakat daerah dilakukan secara bersamaan. Yakni antara pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupaten setempat.

Langkah itu dilakukan guna mengikis angka kemiskinan serta pemerataan pembangunan dengan Jabar Utara. Seperti penempatan pelabuhan, percepatan program hutan sosial, izin penggunaan lahan, pembangunan pelabuhan samudera. Ini semua untuk menciptakan daya saing yang nantinya berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat Jabar Selatan sendiri mengakui, sampai sejauh ini kemajuan ekonomi Jabar Selatan cukup signifikan. Dampak itu terjadi, terutama di masa kepemimpinan Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar, yang cukup getol membangun infrastruktur Jabar Selatan.

Warga Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Andri mengakui selama Jabar dipimpin Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, lima tahun terakhir, daerahnya sudah dibangun, bahkan kualitas jalannya tidak kalah dengan daerah lain.

Andri mengaku percaya, jika Demiz terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat 2018-2023, maka program pembangunan Jabar Selatan tinggal melanjutkan.

“Ari Bapak mah program tinggal meneruskan, karena masyarakat sudah mulai merasakan kesejahteraan karena infrastruktur jalan sudah dibangun dengan baik oleh Bapak. Kami percaya Bapak amanah,” ungkap Andri.


(ona/JPC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *