AGK Berharap Bulan Suci Ramadan Jadi Benteng dari Bahaya Radikalisme

Nasional

“Saya berharap kepada masyarakat semua, terutama yang di Malut untuk tetao menjaga kerukunan antar umat beragama yang sudah berjalan sangat baik. Kita berharap aksi teror ini tidak terjadi di Malut yang sangat kita cintai ini,” kata AGK, Rabu (16/5).

Pasangan dari M Al Yasin Ali (YA) itu juga menambahkan, teror yang terjadi tak terkait agama mana pun. Bila ada yang mengatasnamakan Islam, itu tidak benar karena tidak ada sedikitpun ajara kekerasan di dalamnya.

“dalam Islam yang diajarkan Rasulullah SAW adalah Islam Rahmatan Lil Alamin, yang memberi kebaikan kepada semua umat manusia. Tak ada perintah melakukan perusakan rumah ibadah umat lain apalagi membunuh semena-mena,” katanya.

Lebih lanjut, paslon nomor urut 3 itu juga menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa dan berharap, memasuki Ramadan 1439 H, umat Islam khususnya di bumi Moloku Kie Raha terus menjaga diri dan memperkuat persatuan dan kesatuan dalam memerangi terorisme.

“Di Bulan suci ini kita semuah harus bisa menjaga dan mawas diri. Hal itu perlu dilakukan agar tidak terjebak pada paham radikal. Semoga Malut diberikan perlindungan dan dijauhkan dari aksi-aksi teror yang bisa mengganggu ketenangan serta kedamaian yang sudah terjalin lama,” tuturnya.

Sementara itu, Yasin Ali mengajak para orangtua di bulan Ramadan ini, agar bisa memberikan pendidikan tentang saling menghargai sesama umat beragama, menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. Sehingga anak-anak tak mudah terjebak paham radikal.

“Pendidikan kepada anak seusai dengan Pancasila bisa menghindarkan anak-anak terjebak dalam paham radikal. Bila itu diajarkan anak-anak akan tumbuh sebagai seseorang yang mau berjuang demi terus berdirinya NKRI,” pungkasnya.


(gwn/JPC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *